SAMARINDA - Komunitas pengusaha muda terbesar di Indonesia, Tangan Di Atas (TDA) regional Samarinda menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda), di Hotel MJ, pada 23 Agustus 2017.

Dalam agenda tersebut pengurus baru membahas program kerja yang bakal dilaksanakan selama 2 tahun ke depan.

Ketua TDA Samarinda Juni Ananda mengatakan, Mukerda digelar untuk membuat program kerja yang akan dijalankan oleh tiap divisi. Itu dilakukan demi memperbaiki manejemen organisasi agar tujuan yang diharapkan bisa tercapai. Sebab dari slogan kepengurusan sekarang ada istilah yang disebut "Scale Up". Artinya harus ada program dan semangat untuk menumbuhkan usaha para anggota TDA. 

"Tumbuhnya diharapkan harus sehat dan cepat," ujar Juni Ananda. 

Disebutkan dia, kepengurusan TDA Samarinda 5.0 saat ini berupaya agar semua program dan pencapaian yang diraih dapat tercatat. Sehingga program dapat lebih rapi, terarah, dan spesifik. Apalagi TDA punya ciri khas yang berbeda jika dibandingkan dengan komunitas pengusaha lainnya di Indonesia. Yakni sistem pembinaan anggota yang sudah memiliki kurikulum. Dilaksanakan dalam tiap program kelompok mentoring bisnis (KMB), TDA Camp, dan 8 Workshop Series. 

"Kurikulum jadi acuan tiap program pembinaan. Seperti peserta maupun mentor tidak bisa serta-merta, tapi harus memenuhi kualifikasi tertentu dulu," jelasnya. 

Selain membahas program pembinaan rutin, tambah dia, pengurus TDA Samarinda juga membahas ajang tahunan yang digelar di tingkat pusat maupun daerah, yakni Pesta Wirausaha. Momen itu bakal dipersiapkan secara matang agar maksimal menjadi ajang untuk berkumpul, silaturahmi, dan memperkenalkan komunitas maupun produk-produk anggota TDA. 


Reporter: Ibrahim

Tags: #mUKERDA